Sabtu, 13 Juni 2026
Menunggu
Posted on 16.04 by Reyvi Khoerunnisa
Kamis, 11 Juni 2026
Another Side of Osaka
Posted on 06.18 by Reyvi Khoerunnisa
dokumentasi pribadi
Hari itu kali ke-6 datang ke Osaka. Reyvi si perencana ini saat itu sama sekali tidak merencanakan secara detail destinasi yang akan dikunjungi di Osaka, yang terpenting ingin bertemu dengan kerabat dalam rangka masih dalam masa perayaan Idul Adha. Perasaanku sangat antusias karena pertama kalinya pergi ke Osaka menggunakan kereta jenis 𝘒𝘪𝘯𝘵𝘦𝘵𝘴𝘶 𝘓𝘪𝘮𝘪𝘵𝘦𝘥 𝘌𝘹𝘱𝘳𝘦𝘴𝘴 (ekspres terbatas) dari Nagoya. Betul, itu pilihan yang tepat, selain cuaca yang sangat cerah ternyata pemandangan melewati Prefektur Mie dan Nara sangatlah menakjubkan. Tiba di Stasiun Tsuruhashi Osaka sekitar pukul 8.20 pagi mencoba mencari tempat untuk berburu foto. Tak disangka ternyata menemukan sebuah tempat yang sangat jarang ditemukan di Nagoya, rasanya seperti masuk ke dalam dalam drama Korea. Mendengar orang berbicara dengan Bahasa Korea, banyaknya spanduk bertuliskan aksara hangul, serta segala macam toko yang menjual barang asli Korea, jauh berbeda dari yang biasa dilihat hanya hiruk pikuk Kota Osaka yang dikelilingi gedung menjulang tinggi, kali ini melihat sisi lain dari kota terbesar ketiga di Jepang ini. Di pagi hari itu mencoba berkeliling sembari memotret dengan kamera digital kesayangan, ingin rasanya menikmati segala macam makanan yang dijual namun sayangnya datang di waktu yang tidak tepat, terlalu pagi untuk berbelanja sementara penjual sedang mempersiapkan dagangannya. Benar-benar merasa “ini bukan Jepang, ini pasar yang ada di drakor-drakor”. Kabarnya di daerah sana memang banyak warga Korea yang menetap, apalagi setelah masa penjajahan Jepang atas Korea (1910-1945) dan menjadikan area tersebut berkembang menjadi komunitas Korea yang besar dan turun-temurun. Sangat menarik! Kedepannya jikalau ada kesempatan ke Osaka akan mencoba menjelajahi daerah itu lagi, khususnya ke suatu area yang disebut “𝘒𝘰𝘳𝘦𝘢𝘯 𝘛𝘰𝘸𝘯”. Ingin sekali memotret kembali tempat-tempat itu dan juga tempat lain yang lebih terasa tradisional dan melokal.
Senin, 30 Januari 2017
Selasa, 10 Januari 2017
Kamis, 14 Januari 2016
Tersingkirnya Permainan Tradisional di Indonesia
Posted on 04.55 by Reyvi Khoerunnisa
Di negara
kita ini banyak sekali permainan tradisional yang bisa dimainkan oleh kita. Bayangkan
jika setiap provinsi memiliki lebih dari dua permainan, berarti Indonesia
memiliki lebih dari 68 permainan tradisional. Tetapi sayangnya karena
berubahnya jaman mengakibatkan permainan tradisional tergeser posisinya oleh
permainan modern.
Categories: Coretan
Sabtu, 21 Desember 2013
LIDAH BUAYA
Posted on 16.55 by Reyvi Khoerunnisa
a.
Ciri-ciri tanaman lidah
buaya
1. Memiliki akar serabut
2. Batang rizoma
3. Garis-garis buku
4. Tumbuh tunas dari batang
5. Daunnya bentuknya panjang &
runcing, tepian daunnya berduri, memiliki lapisan lilin yang tebal, daunnya
tebal berisi cadangan makanan
b.
Zat makanan yang dibutuhkan tanaman
lidah buaya
Sifat-sifat tanaman
lidah buaya
1. Tahan terhadap hama
2. Mudah tumbuh walaupun makanan yang
dibutuhkannya hanya sedikit
3. Makin tua makin hijau warnanya
4. Banyak manfaatnya contohnya : sampo,
vitamin untuk rambut, menghilangkan ketombe, obat muka
Klasifikasi aloe vera
Lidah buaya (aloe vera) adalah tanaman asli Afrika
Utara. Seluruh dunia memuji khasiat dan manfaat
lidah buaya sebagai obat yang telah digunakan selama bertahun-tahun.
Sekarang unsur umum dari lidah buaya ini dipakai sebagai obat kesehatan alami,
obat homeopati dan bahkan produk perawatan kulit dan juga dapat digunakan
langsung tanpa diolah untuk mengobati berabagai masalah kesehatan.
Contoh pemanfaatan lidah
buaya
Manfaat Tanaman Lidah
Buaya :
1. Mendinginkan kulit yang terbakar sinar matahari, terutama bagi mereka yang kerap bekerja di luar ruangan.
2. Mengatasi masalah kulit yang disebabkan cuaca, seperti kulit kering, kemerahan, mengelupas, dan iritasi ringan atau ruam.
3. Memudarkan warna kemerahan pada memar di tubuh.
4. Mengatasi rasa tidak nyaman yang disebabkan alat cukur.
5. Mengatasi luka bakar ringan.
6. Meredakan kulit yang melepuh.
7. Dapat digunakan sebagai krim anti penuaan dini atau untuk mengatasi keriput.
8. Mengobati ruam akibat terkena getah tanaman.
9. Mengatasi rasa gatal akibat gigitan serangga.
10. Gunakan setiap hari untuk memudarkan bekas luka dan strecth mark, garis-garis putih atau merah akibat kehamilan.
11. Merawat luka kecil akibat teriris pisau atau tergores.
12. Memudarkan bintik bintik kehitaman pada kulit.
13. Dapat berguna sebagai pengganti kondisioner dan jelly untuk rambut
14. Bisa digunakan untuk mengurangi jerawat.
15. Digunakan untuk mempercepat penyembuhan sariawan.
16. Dapat digunakan sebagai body lotion alami.
17. Untuk meredakan otot yang keram atau menegang.
18. Digunakan untuk mengurangi keluhan pada masalah gusi.
19. Mengurangi ketombe pada kepala.
20. Mengatasi kutu air.
Cara membuat sampo cair dari tanaman
lidah buaya :
Bahan-bahan yang
diperlukan untuk membuat Shampoo Cair:- Ultra SLES (50 gram)
- PVD Salt (5 gr)
- Lexaine C 10cc
- Juice Lidah Buaya 20cc (daun lidah buaya, dikupas, lalu di juice & diambil sarinya)
- Air Perasan Jeruk Nipis 3cc
- Pewarna Makanan secukupnya
- Aquadest – Air Mineral (300 cc)
- Lexgard P 2cc
- Bibit minyak wangi – Parfum/Fragrance (2 cc)
Proses Pembuatan:
a. Masukkan Ultra SLES, PVD Salt , kedalam wadah plastik
b. Kedua macam bahan tersebut diaduk rata, sambil dimasukkan air sedikit demi sedikit.
c. Tambahkan Lexaine C, Juice Lidah Buaya, Air Perasan Jeruk Nipis, Pewarna Makanan & Lexgard P
d. Kemudian yang terakhir parfum/bibit minyak wangi dimasukkan sekaligus hingga rata betul.
Peralatan yang dibutuhkan : Wadah, pengaduk. Untuk produksi Shampoo sebanyak 50 ltr bisa memakai Mixer Low Speed
Cara Membuat Nata De Aloe Vera :
2. Kupas kulit lidah buaya
3. Cuci sampai lendir yang ada pada lidah buayanya berkurang
4. Potong daduda lidah buaya
5. Cuci sampai 4 kali, ptongan lidah buaya sampai lendirnnya hilang
6. Potongan lidah buaya direndam di baskom dengan rendaman air kapur sirih
7. Siapkan Perebusan Air, dan pada saat air telah panas, masukan gula
8. Kemudian masukan potongan lidah buaya. tambahkan sedikit garam
9. Setelah matang, tunggu beberapa saat kemudian masukan pewarna makanan.
10. Setelah Dingin Nata De Aloevera dimasukan ke gelas plastik.
Jika ingin di konsumsi dapat di tambah sirup, es
batu atau yang lain sesuai selera.
Categories: Pengetahuan
Rabu, 11 Desember 2013
Mengapa di cermin kita dapat melihat bayangan persis seperti aslinya?
Posted on 04.05 by Reyvi Khoerunnisa
Categories: Pengetahuan
Langganan:
Postingan (Atom)










